a lot can happen on the road to nowhere...

curhat ah...

Blog Entryakhirnya...Aug 21, '08 5:00 AM
for everyone

Karena messagenya cuma seiprit2, akhirnya saya add aja friendster dia. Sebodo teuing dibilang cewek agresif, tapi kan kalo cuma add aja ga terlalu agresif lah. Terserah lah, nothing to loose;)

Tapi... sejak itu, dia ga kirim message lagi, hiks...padahal berharap juga, hihihi. Pesan buat diriku : Ani, jangan ngarep plis! Hilangkan ngarep di hatimu, karena kalo ga kesampean, rasanya lebih sakit! Just be urself...

Moral of the story :

Just be urself


Blog Entryprogram 1000 Cinta untuk 1000 MushallaAug 20, '08 12:50 AM
for everyone
Mo ikut nyebarin, yang mo nyumbang langsung ke PJ terdekat ya...thanks
 
 
 
Assalamu'alaikum wrwb

Menjelang ramadhan yang penuh cinta, Komunitas Sekolah Kehidupan.com mengadakan program 1000 Cinta untuk 1000 Mushalla yaitu bakti social (baksos) dengan membagikan perlengkapan shalat (mukenah, sajadah, kain sarung, peci) dan Al Qur'an di tempat umum: Mushalla di terminal, stasiun. POM bensin, dan tempat publik yang lain, yang dinilai tak lagi memiliki alat shalat layak pakai.

Waktu pelaksanaan baksos:

Tgl 6 September 2008 s/d 14 September 2008 serentak di wilayah-wilayah Jabodetabek, Yogya (dan akan menyusul Bandung, Surabaya, Kaltim, Mesir)

Panitia menerima sumbangan dari sahabat-sahabat untuk disalurkan melalui program ini berupa:

   1. Perlengkapan shalat baru
   2. Perlengkapan shalat bekas yang layak pakai dan dalam keadaan bersih
   3. Wakaf Al Qur'an
   4. Uang

Sumbangan dapat diserahkan melalui para PJ wilayah yang terdekat dengan kediaman teman-teman seperti di daftar berikut ini:
 
Margo Widilaksono (PJ Jakarta Pusat)
Jl Raden Saleh Gg. 8 No 150 RT 021, RW 03
Jakarta Pusat
Tlp: 39899131/ 0813 11361916

Dyah Zakiati ( PJ Jakarta Timur)
Jl Kayu Manis I Lama No 15
RT 10 RW 8 Matraman
Jakarta Timur
HP: 081808358139
 
Indarwati Harsono (PJ Depok)
Jl Tanah Baru, Perum Depok Mulya III
Blok AF No 1
RT 02 RW 01
HP: 0852 25162626

Dani Ardiansyah (PJ Jakarta Selatan)
Pondokan Bougenville
Jl Pangkalan Jati II No B2
Limo, Depok
HP: 0856 94771764/ 0852 21615514

Ayong (PJ Jakarta Utara)
Jl Pluit Dalam 3 No 2
RT 06 RW 08
Penjaringan, Jakarta Utara
HP: 0819 08606946

Divin Nahb (PJ Tangerang)
Jl Nenas Raya 40 RT 002 RW 05
Kel. Cibodasari Kec. Cibodas
Kota Tangerang, Banten 15138
HP: 0856 93765775

Andri Pranolo (PJ Yogya)
Gendeng GK IV/ 953
Yogyakarta 55225
HP: 0813 92554050

Hadian Febrianto, S.Si (PJ Bandung)
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537
HP: 081322360136

Buah MPers yang mau jadi PJ penerima waqaf di wilayah tertentu juga bisa

Sumbangan berupa uang dapat ditransfer ke rekening Retnadi Nur'aini di BNI, dgn no rek: 0108061745, BNI Cabang Senayan (Setelah transfer, mohon konfirmasi by SMS ke 0812 10698852/ 0813 25494096 mengenai nama dan besar jumlah transfer).

  • Bantuan/sumbangan diterima oleh panitia baksos paling lambat  tgl 5 September 2008.
  • Bagi teman-teman yang ingin bergabung menjadi relawan dalam program ini, dapat menghubungi Galih di 087877328607, email galih@ asmo.co.id

Semoga Allah memudahkan & meridhai niat baik kita semua..amiin.

Salam Cinta
Panitia 1000 Cinta untuk 1000 Mushalla
Sekolahkehidupan.com

CP. Galih 087877328607
Retno 081210698852
Lia Octavia 08128146426

sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
http://sekolahkehidupan.multiply. com
www.sekolah-kehidupan.com

Bisa minta tolong disebarkan di MP masing-masing?

Blog EntryMERDEKA!Aug 17, '08 2:31 AM
for everyone

Salam Merdeka!

Udah 63 tahun Indonesia merdeka, tapi kayak belum merdeka. Sebenarnya masih banyak yang harus dimerdekakan di negara ini. Bukan dengan angkat senjata tentunya, karena musuh itu hadir dan hidup bersama kita tanpa kita sadari bahwa sebenarnya kita belum merdeka.

Kemiskinan, kebodohan, pendidikan yang mahal, lapangan pekerjaan yang susah, dan hati nurani pemimpinnya, itulah yang membatasi rasa merdeka di hati rakyat Indonesia.

Saya tersentuh dengan jawaban dari salah satu finalis puteri Indonesia pada pemilihan puteri Indonesia 15 Agustus kemarin. Pertanyaannya tentang apa pendapat anda tentang bangsa Indoensia yang primitif? Jawabannya bagus bgt! Menurut dia, dia tidak malu dengan kebudayaan primitif Indonesia. Karena sebenarnya kita harus belajar dengan kebudayaan primitif itu, dimana masyarakatnya saling menolong tanpa pamrih, bergotong-royong, dan saling tenggang rasa. Persis seperti pelajaran waktu sekolah dulu, PMP, Pendidikan Moral Pancasila. (pelajaran ini terlalu sempurna!) Saya rindu dengan suasana kekeluargaan itu, gotong royong itu, tolong menolong tanpa rasa pamrih.

Merdeka selama 63 tahun, bukan hanya ditandai dengan lomba 17an, merdeka harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa pilih kasih, tanpa dibatasi oleh ketidakmampuan & keterbatasan. I wish..

Untuk negaraku tercinta Indonesia,

Semoga kemerdekaan ini bukan hanya sekedar perayaan, semoga kemerdekaan dalam arti sesungguhnya bisa segera dirasakan oleh seluruh rakyatmu, semoga tetesan darah dan keringat pejuangmu dulu tidak membasahi bumi pertiwi dengan sia-sia.

MERDEKA!!!


Blog Entrysatu hari bertemu 3 penulisAug 16, '08 8:39 AM
for everyone

Hari ini saya bertemu 3 penulis terkenal, terkenal karena saya kenal;) Dan karena kebetulan itu, saya nodong tandatangan mereka di buku karya mereka.

1. BAYU GAWTAMA

Saya udah sering dengar nama mas bayu, tapi belum pernah ketemu ma orangnya langsung. Dan akhirnya tadi pagi saya ketemu ma beliau di acara School of Life.

Acara ini diselenggarakan oleh mas bayu dkk, dan promosinya pun disebarin secara door to door, alias by email ato lewat YM ato lewat website mas bayu sendiri. Saya baru kali ini ikut School of Life. Taunya pun karena dapat kiriman YM dari mas bayu.

Penasaran liat topiknya minggu ini "Mengakui Kesalahan", akhirnya daftar. Acaranya menarik, kayak kegiatan sharing pengalaman. Tadi pesertanya cuma 10 orang, tapi lebih bagus gitu, jadi yang ikut bisa lebih dekat dan lebih terasa kekeluargaan. Masing-masing diberi kesempatan untuk membagikan pengalamannya, menjadi seorang inspirator.

Dari sharing pengalaman itu, saya jadi tau kalo sebenarnya dari hal sepele pun, semua kisah hidup ini bisa jadi inspirasi bagi semua orang. Saya jadi tau kalo nilai-nilai Islam itu harus ditanamkan dari hal-hal terkecil dalam kehidupan kita. Saya jadi tau kalo hal sepele itu pertanggungjawabannya bisa lebih besar dari yang kamu bayangkan. Saya jadi tau kalo kejahatan dan kebaikan yang kita lakukan itu akan dibalas entah dalam waktu dekat ato dalam waktu yang lama, entah sebanyak kejahatan ato kebaikan yang kamu lakukan, bahkan bisa lebih dari kejahatan dan kebaikan yang kamu lakukan. Dan saya jadi sadar kalo selama ini sebenarnya saya banyak melakukan kesalahan yang tidak saya sadari. Dan ternyata mengakui kesalahan itu sangat berat! Saya takut kalo seandainya tidak dimaafkan, saya takut kalo seandainya dia tidak mau lagi menjadi teman saya. Saya takut...tapi harus saya lakukan!

Jadi, melalui tulisan ini, saya minta maaf ya...mumpung mo bulan puasa juga, maafkan saya kalo selama ini ada sikap dan kata2 saya yang tidak berkenan...mungkin maksud saya cuma becanda, tapi ternyata ditanggapin serius..maafkan ya.

Oya, saya dapat buku mas bayu, "Tangan Allah di Seutas Tali. The True Inspiring Story" Kebetulan ada penulisnya, langsung nodong tandatangan aja, hihihi

2. ARHAM KENDARI

Arham ini teman sekampung saya dari Kendari. Dia lagi ada di Jakarta, lagi promo buku pertamanya "Jakarta Under Kompor". Di Kendari, buku ini sold out di minggu pertama! Buku ini diangkat dari kisah-kisah konyol dia yang dia tulis di blognya. Lucu abis! Anaknya emang gokil, idenya ada aja, pintar gambar pula, karikatur terutama. Awalnya buku ini diterbitin independen dengan bantuan teman-temannya di dunia maya (saya beli yang edisi pertama ini dan tadi udah minta tandatangan ma Arham!). Kemudian Gramedia menawarkan kerjasama dan akhirnya diterbitinlah oleh Gramedia. Keren ya, akhirnya cita-cita dia mo jadi artis kesampaian juga, minimal jadi banyak yang minta tandatangan dan foto bareng, hihihi.

Tadi dia lagi promo di Gramedia Pintu Air. Saya dan beberapa FKI (Forum Kendari Info) yang di Jakarta, LAYudhi dan Aode Has,  sengaja datang buat kasih support (sekalian minta tandatangan & foto bareng, hihihi) padahal belum tau Gramedia Pintu Air itu dimana. Berbekal peta buta (halah!) dan tanya sana sini, ketemu juga. Ternyata di Pasar Baru. Kalo Pasar Baru mah tau, tempat hunting sepatu;) Bangga juga, pas ngeliat dia diwawancarain di depan. Wah, saya punya teman yang ngetop (norak bgt ya!) Dan selesai acara, tujuan utama kita, foto2!

3. BOIM LEBON

Oow, yang ini to namanya Boim Lebon, penulis Lupus yang terkenal itu (bersama Kang Hilman tentunya!) Baru tau tadi, kebetulan dia tadi promo bareng Arham di Gramed Pintu Air. Dari wawancara tadi, keliatan banget dia mendominasi wawancara, si Arham cuma ngomong dikit, ato Arham belum siap jadi tenar ya, hihihi. Yang bikin saya senang, tadi kan ada pembagian doorprize tapi harus jawab pertanyaan, hadiahnya dapat buku terbarunya mas Boim, "Gangway". Isinya tentang kisah 5 anak band yang berusaha ngetop. Pertanyaan Quiznya, siapa nama personil band itu? Tadi sempat diceritain ma mas Boim, tapi ga terlalu notice, karena sibuk cerita ma LaYudhi dan Aode. Saya cuma bisa ingat 3 nama aja yaitu Match, Hairdo dan Anril. Ternyata, yang lainnya ga ada yang bisa menyebutkan 2 personil lainnya, otomatis saya yang menang;) dan akhirnya dapat bukunya mas Boim deh, Gangway. Habis acara, saya minta ditandatanganin, hihihi. Dan sempat minta tolong ke Arham biar bisa foto rame-rame ma mas Boim, asas manfaat;)  

PS.

Kayaknya hari ini hari keberuntungan, lumayan dapat 2 buku gratis;) Mungkin jawaban dari ketidakberuntungan kemarin. Kemarin ikut acara "Kick Andy Off Air, Save Our Herittage", diajakin ma Pianochenk. Di akhir acara ada pembagian doorprize juga, banyak! Tapi sayang, saya ga dapat 1 pun. Padahal hampir dapat, udah sempat ditunjuk, pertanyaanya "apa museum di jakarta yang paling banyak dikunjungi?" Jawaban saya Museum Sejarah jakarta. Ternyata salah! Yang benar, MONAS! Baru tau kalo Monas itu juga museum, padahal udah jadi anggota Sahabat Museum, hiks.  (Andy F. Noya juga baru tau!) Jadi, ga dapat buku gratis deh. Tapi ternyata, saya dikasih buku gratis hari ini, 2 pula.

Moral of the story :

Allah ga selalu memberikan apa yang kamu minta, tapi Allah selalu memberikan apa yang kamu butuhkan!


Blog Entryternyata...Aug 14, '08 7:31 AM
for everyone

Kemarin iseng ngirim sms ke teman-teman terdekat, lagi pengen ngoreksi diri menjelang independence day *ga nyambung dot com*. isi smsnya gini :

'Please tell me 3 things you hate about me and 1 thing you love bout me'

Dari jawaban yang masuk, banyakan jaim semua, ato pada takut saya dendam ya? padahal udah dikasitau dari awal kalo saya ga bakalan marah, ternyata pas dapat sms balasan agak marah juga sih (alibi:perasaan, saya ga gitu banget deh. ato mungkin waktu itu lagi ga mood)

Jawabannya beragam.

1 thing they love bout me, bla bla bla....

3 things they hate bout me, ada yang bilang kalo saya tipikal sulawesi banget, spontanitas, moody, ngomong suka ceplas ceplos ga pernah mikirin orang yang dengar suka ato ga, cerewet, jaim, pesimis, ga percaya diri, hahaha, dan semua itu emang bener adanya.

Ada 1 jawaban yang paling saya suka, paling jujur dan bikin saya shock dan ga bisa tidur. Dia balasnya jam 22.30. Isinya singkat dan padat :

"Only 1 thing I hate bout u, u have nothing to make other love you. 1 thing make u loved: nothing at all. "

Entah itu jawaban serius ato becanda, saya anggap saja dia serius. Terus terang saya shock bacanya dan emang bikin saya ga bisa tidur gara2 mikirin sms dia.

Dia teman saya dari SMP, tapi jadi kehilangan jejak sejak lulus SMP. Ketemu lagi ma dia gara2 gabung di milis kendari, dan akhirnya jejaknya terlacak. Sekarang kos2an kita malah dekatan. Kadang saya main ke tempatnya ato dia yang main ke tempat saya. Ada saat dimana dia datang waktu saya lagi pengen sendiri dan ga mood ngobrol ma orang. Mungkin disaat itu penyambutan saya ga berkenan, jadinya dia "dendam" sama saya. Tapi selama ini hubungan kita fine2 aja. Banyakan becandanya malah. Dan saya harap jawaban dia itu cuma becanda tapi juga merupakan masukan untuk saya.

Dan akhirnya sms dia saya balas gini :

Wah, jawaban dari hati terdalam nih? Maafkan diriku kalo selama ini mungkin keterlaluan. Rencananya mo balas besok, tapi jadi ga bisa tidur gara2 baca smsmu;)  

Jawaban dia cuma gini "kekekekekkekeke;)"

Moral of the story:

Nobody's perfect!

 


Blog Entry080808Aug 7, '08 11:08 PM
for everyone

I have to post something untuk mengabadikan angka cantik ini.

Awal tahun ini, ikut2an bikin resolusi (selama ini belum ada yg terlaksana, hiks) dan resolusi saya salah satunya adalah pengen nikah di tanggal cantik ini. Biar gampang diingat aja tanggalnya;) You wish, baby! Ternyata, hahahha, jauh panggang dari api (bener ga sih peribahasanya ato kebalik? whatever!) Yah, terpaksa angka cantik ini terlewat begitu saja. Ato mungkin masih ada cowok yang mau dipaksa nikah ma saya hari ini, hihihihihi...


Blog EntryGimana caranya memanfaatkan wiken dengan baik???Aug 6, '08 10:22 PM
for everyone

Lagi pengen nyari kesibukan pas wiken, daripada ke mal mlulu ngabisin duit :). Stay di kos, boring bgt. Selama ini mengeliminir rasa bosan dengan nonton serial friends, yang walopun nontonnya berulang-ulang tetap aja lucu;) ato baca  buku. Ato nyusun puzzle, hehehe, benar-benar kurang kerjaan memang. Pengennya sih manfaatin wiken dengan hal yang lebih baik, kayak kursus angklung, ato ngajar, jadi volunteer pun ok. wah, channel kurang nih;(

so guys, ada yang tau tempat belajar angklung ato alat musik tradisional lainnya?Ato ada yang punya ide lain membunuh sepi pas wiken?


Blog Entrymencoba peruntungan...Jul 31, '08 1:45 AM
for everyone

Udah bosan di tempat kerja sekarang, dari dulu sih sebenarnya, project belum jelas ujungnya, kerjaan ga jelas, semuanya ga jelas, tapi alhamdulillah gajinya lancar, hehehehe...

Karena berbagai alasan itu, akhirnya mencoba mencari peruntungan lagi. Tadi pagi browsing job gallery, kebetulan ada posisi yang menarik, coba ngelamar ah! (kelamaan nunggu dilamar, ga datang-datang juga, hehehe)

Insya Allah dengan ijin dan ridho-Nya, kali ini lamaran saya diterima, tes, proses interview dan selanjutnya dimudahkan, insya Allah ini yang terbaik untuk saya...amin

Tolong bantu doa ya;)


Blog EntryThank god i'm single;) Jul 28, '08 3:34 AM
for everyone

Minggu kemarin serasa berada di Kendari, ada teman dari Kendari yang lagi nginap di kost. Trus, teman-teman yang lagi di Jakarta pada ngumpul, soalnya emang udah lama ga ketemuan, cuma 4 orang sih, tapi heboh bgt! Kalo 2 orang Kendari ketemuan, ngomong pake dialek Kendari, dijamin heboh! Malah sempat dikirain berantem, padahal ngobrol doank,hihihi...

Trus ngobrol ngalor ngidul, sampailah pada sesi curhat. Kebetulan 2 orang teman saya ini udah pada nikah, dan tinggal di Pondok Mertua Indah karena lagi nabung buat beli rumah. Dari curhatan mereka, saya sempat tersenyum dalam hati. Bukan bermaksud jahat, tapi setidaknya saya mencoba mensyukuri kalo ternyata menjadi single itu lebih enak. Ga perlu repot ngurusin suami;) ga perlu tersinggung sama sindiran mertua, masih punya waktu luang yang banyak, kalo mo kemana-mana ga perlu mikirin suami ato anak-anak, kalo mo mudik hanya ribet dengan masalah sendiri, Thank God i'm single...tapi tetap berharap segera menikah;)

oya, kemarin dapat email dari teman, tentang doa para single;)

Thank God, untuk ...
Kemerdekaan menjalani hidup
Keleluasaan mengejar karier
Waktu melimpah untuk hang-out
Masa yang panjang untuk bersenang-senang
Tidur yang nyenyak tanpa dengkuran
Kemewahan untuk menikmati kesendirian
(dan banyak lagi yang terlalu panjang untuk kami sebut semua dalam doa kami... )

Beri kami kesabaran untuk ...
Tidak kurang ajar menghadapi tuntutan ortu
Selalu tersenyum bila ditanya mengapa keenakan melajang
Tidak tertawa atas curhat teman tentang urusan rumah tangga

Beri kami kekuatan untuk ...
Tidak melepas masa lajang karena everybody does
Tidak melepas masa lajang karena takut stigma perawan tua ...
Tidak melepas masa lajang karena dianggap menghalangi jalan adik kami
Tidak melepas masa lajang untuk bayar utang :-p

Dear God,
Biarkan kami menikmati kesendirian kami
Dan merelakannya pergi pada waktunya
Atau bila kau anggap kami terlalu egois bersenang-senang sendiri
Berikan kami teman terbaik untuk berbagi kesenangan
The good one, of course, if You dont mind ..


Blog Entrycerita tadi pagi...Jul 24, '08 5:14 AM
for everyone

Tadi pagi saya minta ijin ke ibu kos karena teman saya ntar malam ada yang mo nginap sampe hari minggu. Ibu kos malah bilang gini

" ani temannya banyak banget ya yang nginap. kalo di kos lain kan kena charge loh kalo nginap."

Entah kenapa, saya kok ga enak aja ngedengarnya. Maksudnya apa coba dia ngomong kayak gitu. Mo dikasih charge, kalo ada yang nginap? Ato ga boleh nginap? Dari awal ngekos disitu kan saya udah nanya kalo ada teman nginap, boleh ga? dijawab boleh. Trus kenapa pula sekarang jadi kayak masalah. Udah bagus saya ada niat ijin karena saya menghormati ibu sebagai yang punya rumah. Tau gitu saya ngikut yang lain aja, ga pernah ijin dulu kalo ada teman yang nginap. Lagian kan ga tiap bulan juga teman nginap. Harap dimaklumilah bu, saya kan dari Sulawesi, wajar donk kalo ada teman dari sana kebetulan lagi di jakarta, saya ajak nginap tempat saya, kangen udah lama ga ketemu, toh saya kan bayar kos, teman saya juga ga macam-macam di kos, nginap doank. saya cuma tersinggung aja!

Udah sebulan ini jadi ga betah di kos. Kalo pulang kantor, ke tempat teman dulu, ato jalan-jalan ke mal, atoke mana aja deh, asal ga pulang ke kos, ngobrol lama pas udah mo ngantuk baru pulang ke kos. Udah jenuh kayaknya. Pengen pindah kos, tapi males banget, males ngangkut2nya;(


Blog Entryga enak body...Jul 21, '08 2:23 AM
for everyone

Tadi pagi akhirnya saya ke rumah sakit juga. Udah seminggu ini demam yang aneh. Siang baik – baik aja, malam udah mulai ga enak badan, trus tengah malam pasti menggigil. Awalnya ngerasa cuacanya aja yang ga enak, dingin yang aneh, mungkin butuh kehangatan, selimut maksudnya;) Tapi kok seminggu kayak gitu terus. Akhirnya tadi pagi nelpon teman yang kebetulan seorang dokter, trus konsultasi by phone. Kemungkinan saya kena gejala thypus. Untuk mastiin, saya disuruh periksa darah aja. Akhirnya pergilah saya ke RSPP. Pas disana, ditanyain udah punya rujukan dari dokter belum? Saya jawab ngga, saya mo periksa atas permintaan sendiri(hebat kan saya!). Karena saya udah dikasitau ma teman saya yang dokter itu, apa saja yang harus saya periksakan, dengan pede nya saya centang semua item yang udah dibilangin teman saya.(Sok tau bgt gw!)  Dan selesai sudah pengambilan sample darah itu. Ntar sore baru saya ambil hasilnya karena harus kembali ke kantor. Semoga hasilnya baik-baik saja, ga harus sampe opname, cukup istirahat di rumah aja, semoga…

Entah kenapa, sejak di Jakarta paling malas periksa ke dokter apalagi kalo sakitnya remeh temeh aja. Pernah punya pengalaman buruk pas mo periksa mata. Waktu itu, mata saya gatal, terus karena sering saya gosok-gosok akhirnya merah. Trus saya periksa ke RS. Mata Aini, kebetulan dekat kos. Gila, daftar pasien aja Rp 120.000,- Kalo sakit saya parah, worth it lah saya bayar segitu. Tapi ternyata pas diperiksa sama dokternya ternyata cuma dibilang gini “ bulu matanya ada yang tumbuh ke arah dalam mba, jadi agak nusuk, makanya sering kerasa gatal. Tapi gpp, mba, pake obat tetes mata aja, ntar saya tuliskan resepnya” ga penting banget kan? Saya bayar Rp 150.000, - pendaftaran sama pemeriksaan hanya untuk itu. Resepnya ga saya tebus, ntar juga sembuh sendiri lah, dan ternyata iya, sembuh dengan sendirinya;) Sejak itu saya jadi males ke dokter! Mending nelpon teman saya, ato istirahat yang cukup aja;)

Biaya kesehatan di Jakarta kok mahal banget ya? Periksa ke dokter umum aja 50.000,- Padahal di daerah Cileungsi, RS nya bagus juga, periksa cuma 15.000, jauh banget kan bedanya??? Gimana kalo orang yang ga mampu mo periksa ke dokter? Masih punya hati nurani ga sih RS ato para dokter itu. Kemarin saya lihat di TV, para pasien RSCM yang ga mampu dipindahkan ke rumah singgah hanya karena gedung tempat perawatan mereka mo direnovasi. Gila sebuah rumah sakit pemerintah, hanya karena mo renovasi, rakyat yang ga mampu dipindah ke tempat lain yang ga layak dan mereka ga pernah diberi perawatan sama sekali? Kenapa ga dipindah ke tempat perawatan yang lain? Mereka kan rakyat Indonesia yang punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kemana janji-janji manis masa kampanye dulu? B******t! (Opps, Sorry!) 


Blog EntryDevi dan pilihannya...Jul 17, '08 2:04 AM
for everyone

Si devi teman saya, hari ini dia lagi di semarang mo ikut tes penerimaan salah satu BUMN tahap II. Selama ini dia tinggal di Aceh, sebenarnya asalnya dari Medan, trus terdampar di Aceh pas ada penerimaan PNS 2 tahun lalu. Selama jadi PNS, dia ga betah dengan segala office politics dan hal-hal yang ga penting dan karena emang anaknya punya jiwa petualang dan paling ga betah diam, akhirnya buat ngisi waktu luang, dia jadi volunteer salah satu NGO di Aceh. Waktu itu kan NGO di Aceh kayak cendawan di musim hujan (halah, bahasa gw!) Ternyata, jiwanya lebih masuk ke NGO dan dia lebih menemukan dunianya disana dibanding harus setia mengabdi pada negara dan bersinggungan ma office politics yang ga penting serta kawan-kawan ato senior di tempat kerjanya yang sirik-sirikan. Dengan tekad bulat dia tinggalkan PNSnya, tanpa sepengetahuan ibunya yang paling bahagia ketika tau dia diterima jadi PNS dulu. Dia sempat minta pendapat saya, padahal saya tau apapun yang saya bilang dia akan tetap pada pendiriannya, mau keluar dari PNS. Jadi saya cuma bilang ke dia, apapun pilihanmu, kamu harus tanggungjawab atas pilihanmu itu. (sok bijak gw!)

Sebenarnya jauh di dalam hati, saya iri sama dia. Iri dengan ketegasan hatinya, iri dengan keberanian dia untuk memutuskan suatu hal ketika dia melihat ketidakbenaran di dalamnya. Kalo saya boro-boro keluar kerja, memutuskan untuk memilih sesuatu aja masih tidak berani, takut inilah, takut itulah, takut nanti akan begini, begitu, dan pada akhirnya saya memilih untuk tidak memilih hal terekstrim, dan itupun saya putuskan setelah meminta pendapat dari orang-orang terdekat saya, terutama orangtua. Hal seremeh apapun! Yup, saya paling tidak mandiri untuk itu, walopun itu menyangkut hidup matiku;) dan pada akhirnya, ketika keputusan yang saya pilih itu tidak berjalan baik, saya selalu menyesal, penyesalan memang selalu di belakang, kalo di depan samping pak kusir donk, hehehehe.

Kembali ke Devi,  dia pun bertanggungjawab atas pilihannya,  tenaga dan pikirannya diberikan untuk membantu para korban tsunami di Aceh menghilangkan trauma, wiken pun tetap dipake kerja, dia benar-benar menunjukkan dedikasi. Sempat dikirim ke Srilangka juga untuk suatu seminar tentang trauma pasca tsunami, dan saya dapat oleh-oleh tentunya, thanks pi;)

Akhir tahun kemarin, NGO tempat dia bekerja memutuskan untuk menutup cabang mereka di Aceh untuk sementara, karena kontrak kerja di Aceh emang udah habis. Dan selama 2 tahun itu, ibunya tidak tau kalo dia udah ga jadi PNS lagi, itu yang jadi beban dia selama ini. Jadi setiap dia mudik, dia akan bilang kalo lagi cuti. Sebenarnya dia baru mo jujur ke ibunya kalo dia udah dapat kerjaan baru lagi ato ada panggilan dari lamaran s2 nya ke mana-mana itu. Tapi, nampaknya keberuntungan belum berpihak padanya, waktu itu belum ada pnggilan dari manapun dan untuk sementara dia ngajar di salah satu akademi kesehatan di Aceh. Tapi kayaknya naluri seorang ibu ga bisa dibohongi. Ibunya sudah punya feeling kalo ada yang ga beres ma anak bungsunya itu. Akhirnya dia diajak ngomong. Ga berani ngomong sendiri, dia minta ditemenin ma kakak iparnya. Sebelum ngomong ke ibunya, sempat nelpon saya dulu, minta didoakan semoga ga dimarahin ma ibunya, hehehehe. Alhamdulillah, ibunya mau menerima semua alasannya, dan tetap mendukung apapun yang dikerjakan anaknya asalkan itu baik. Yah, restu ibu adalah segalanya;)

Sekarang dia lagi ikut tes di BUMN itu , alhamdulillah udah diterima sampe tahap II. Yang bikin saya bingung, dia milih tempat tesnya di Semarang padahal dia tinggal di Aceh. Akhirnya selama ini dia pulang pergi Aceh- Semarang. Dia milih tes di Semarang hanya karena pengen jalan – jalan ke Jogja. Dan kalo diterima nanti, dia juga pengen ditempatkan di daerah Jawa Tengah karena dia mau dekat dengan Jogja, biar bisa jalan-jalan sampe malam di Malioboro katanya;) segitu penasarannya dia ma Malioboro, hehehe. Dan untuk memuaskan rasa penasarannya terhadap Jogja dan isinya, tadi saya nelpon dia dan ngusulin mending dia ke Jogja aja daripada manyun di Semarang sambil nunggu tesnya hari Sabtu besok. Kebetulan adik saya lagi di Jogja, ntar dia naik travel aja, minta dianter langsung ke kos adik saya. Adik saya pun udah ok. Sebenarnya pengen ke Jogja juga, udah lama ga ke Jogja lagi, dan udah berapa kali janji ke Jogja yang aku cancel;( Tapi sekarang kantorku lagi sok sibuk, jadi mungkin bisanya baru bulan depan. So devi, welcome to Jogja, and enjoy ur trip with my sis. Insya Allah kalo nantikamu diterima di BUMN itu dan ditempatkan di Jawa Tengah, saya temanin kamu nyusurin Malioboro deh.  Jogja emang ga ada matinya dan pasti selalu ngangenin;) jangan lupa oleh-oleh ya;)


Blog Entryterima kamu apa adanya...Jul 14, '08 2:33 AM
for everyone

Dia teman saya. Awal tahun kemarin dia memutuskan untuk meninggalkan masa lajangnya, menikah dengan teman satu kampusnya dulu. Mereka pacaran cuma 6 bulan dan akhirnya mutusin menikah. Ini yang saya sebut serendipity! Kita hanya menunggu orang yang tepat di saat yang tepat, and… welcome to the world;)

Katanya pas kuliah dulu boro-boro punya pikiran kalo cowok itu bakal jadi jodohnya. Soalnya temanku ini udah punya cowok dan cowok itu juga udah punya cewek. Pas awal-awal di Jakarta, teman saya ini sering ketemuan ma cowok itu, namanya juga 1 almamater sama-sama berurbanisasi di Jakarta demi segenggam berlian. Kalo ceweknya cowok itu ke Jakarta, mereka juga jalan-jalan keliling Jakarta + shopping bareng. Lama setelah itu jadi jarang ketemuan lagi karena sibuk dengan kerjaan masing-masing. 5 tahun kemudian, tuh cowok hubungin teman saya itu lagi, mo ngajak ketemuan, sekalian mo konsultasi. Entah alasan aja ato emang bener-bener mo konsultasi, akhirnya mereka ketemuan. Dan waktu itu, dengan status masing-masing yang udah beda, sama-sama single;) Entah karena status masing-masing yang udah single ato apa, ternyata cowoknya nembak teman saya itu dan bilang kalo dia mo serius. Keseriusannya dibuktikan dengan 1 bulan kemudian langsung ngelamar teman saya. dan dalam hitungan 6 bulan, mereka berjibaku nyiapin segala tetek bengek pernikahan, dan akhirnya mereka menikah. Dengan waktu yang cuma 6 bulan itu, teman saya sebenarnya takut difitnah, takut dibilang hamil duluan, soalnya kan buru-buru banget tuh. Tapi mereka cuek aja, Orang-orang kan hanya bisa menjudge, tanpa tahu apa yang terjadi. Begini salah, begitu salah, kalo mo mikirin kata orang terus, kita jadi takut untuk maju, biar waktu yang akan membuktikan. Dan menikahlah mereka.

Sekarang usia pernikahan mereka udah 7 bulan. Dan mereka belum dikasih kepercayaan sama Tuhan untuk memiliki anak. Sebenarnya masih terlalu dini untuk memikirkan kenapa belum juga dikaruniai anak ato mungkin masih dikasih waktu untuk ber honey moon ria;) Tapi karena penasaran dan juga sering dibombardir pertanyaan “udah hamil belum?”, akhirnya mereka konsultasi ke dokter. Oleh dokternya, mereka disarankan untuk memeriksakan diri ke lab. Waktu itu, si istri ada perasaan takut, gimana seandainya jika hasil pemeriksaan lab itu menyatakan bahwa ada yang salah di antara mereka berdua. Apakah masing-masing masih mau menerima apa adanya? Dan terlalu banyak “bagaimana seandainya” yang lain. Tapi si istri tetap berusaha tenang dan emang belum berani untuk membicarakan hal tersebut ke suaminya. Apa yang terjadi, terjadilah pikir dia. Ternyata…..suaminya juga punya perasaan yang sama. Dan sebelum mereka berangkat ke lab, suaminya ngomong kayak gini (this is the best part!)

“ De, apapun hasil lab nya nanti, apapun yang akan terjadi, mas akan tetap menerima ade apa adanya.”

So sweeeeeeeeeeeeeeet!!!!!! Isn’t that lovely? Saya aja yang cuma dengar ceritanya terharu banget. Hare gene, udah jarang loh cowok yang akan se gentle itu. Yah, semoga saja suami saya kelak bisa se gentle ini;)

Lagian emang semua pasangan harus bisa menerima pasangannya apa adanya. Karena ketika mereka berjanji di depan Tuhan, itu berarti mereka mau menerima pasangannya itu apa adanya. Apapun yang terjadi. Bukan cuma mau menerima kebaikannya tanpa mau mengerti kekurangannya.

 

PS.

Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan lab nya mereka berdua normal aja. Tinggal menunggu waktu untuk dikasih kepercayaan ma Tuhan.


Blog Entrysurat cinta minimalis...Jul 11, '08 5:59 AM
for everyone

Awalnya dapat cerita ini dari blog teman, trus tadi dapat email dari teman isinya cerita ini juga. Jadi pengen posting di MP. Menurutku ceritanya bagus deh, terharu aku bacanya ;) Silahkan disimak

 

Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suamimu/istrimu? Jawabannya sangat beragam. Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban duniawi (cakep atau tajir :D manusiawi lah :P).

Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya. Hingga detik ini saya masih ingat setiap detail percakapannya. Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Lalu memutuskan menikah. Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak akan heran. Proses pernikahan seperti ini sudah lazim. Dia bukanlah akhwat, sama seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan serius.

Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.

Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tanggal pernikahannya. Serta memohon saya untuk cuti, agar bisa menemaninya selama proses pernikahan. Begitu banyak pertanyaan dikepala saya. Asli. Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu. Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia bisa memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk sekali waktu itu (sok sibuk sih aslinya). Saya tidak bisa membantunya mempersiapkan pernikahan. Beberapa kali dia telfon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa hal. Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. That's all. Kita tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap dirumahnya. Jam 11 malam, H-1 kita baru bisa ngobrol -hanya- berdua. 

Hiruk pikuk persiapan akad nikah besok pagi, sungguh membelenggu kita. Padahal rencananya kita ingin ngobrol tentang banyak hal. Akhirnya, bisa juga kita ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga ingin bercerita banyak pada saya. Beberapa kali Mamanya mengetok pintu, meminta kita tidur.

"Aku gak bisa tidur."

Dia memandang saya dengan wajah memelas. Saya paham kondisinya saat ini.

"Lampunya dimatiin aja, biar dikira kita dah tidur."

"Iya.. ya."

Dia mematikan lampu neon kamar dan menggantinya dengan lampu kamar yang temaram. Kita melanjutkan ngobrol sambil berbisik-bisik. Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kita lakukan. Kita berbicara banyak hal, tentang masa lalu dan impian-impian kita. Wajah sumringahnya terlihat jelas dalam keremangan kamar. Memunculkan aura cinta yang menerangi kamar saat itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah pertanyaan yang selama ini saya pendam. 

"Kenapa kamu memilih dia?"

Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari tidurnya sambil meraih HP dibawah bantalku. Berlahan dia membuka laci meja riasnya. Dengan bantuan nyala LCD HP dia mengais lembaran kertas didalamnya. Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan selembar amplop pada saya. Saya menerima HP dari tangannya. Amplop putih panjang dengan kop surat perusahaan tempat calon suaminya bekerja. Apaan sih. Saya memandangnya tak mengerti. Eeh, dianya malah ngikik geli.

"Buka aja."

Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4, saya menebak warnanya pasti putih hehehe. Saya membaca satu kalimat diatas dideretan paling atas.

"Busyet dah nih orang."

Saya menggeleng-gelengkan kepala sambil menahan senyum. Sementara dia cuma ngikik melihat ekspresi saya. Saya memulai membacanya. Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu.

 

Kepada YTH.

Calon istri saya, calon ibu anak-anak saya, calon anak Ibu saya, calon adek buat kakak saya dan calon kakak buat adik saya

Di tempat

 

Assalamu'alaikum Wr Wb 

Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silahkan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai.

Saya, yang bernama ...... menginginkan anda ......untuk menjadi istri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Saat ini saya punya pekerjaan. Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak.

Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan.

Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja.

Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa.

Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda ? Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda.

Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari saat ini.

Saya mohon sholat istiqaroh dulu sebelum memberi jawaban pada saya.

Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan. Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin.

 

Wassalamu'alaikum Wr Wb

 

Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat 'lamaran' yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistis. Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga.

Surat cinta minimalis, saya menyebutnya :D. 

Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.

"Kenapa kamu memilih dia."

"Karena dia manusia biasa."

Dia menjawab mantap. 

"Dia sadar bahwa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita dikemudian hari.

Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku."

"Maksudnya?"

"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih ada. Iya kan ? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau suatu saat nanti kita jadi gembel.

"Ssttt."

Saya membekap mulutnya. Kuatir ada yang tau kalau kita belum tidur. Terdiam kita memasang telinga. Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kita saling berpandangan lalu cekikikan sambil menutup mulut masing-masing.

"Udah tidur. Besok kamu kucel, ntar aku yang dimarahin Mama."

Kita kembali rebahan. Tapi mata ini tidak bisa terpejam. Percakapan kita tadi masih terngiang terus ditelinga saya.

"Gik..."

"Tidur. Dah malam."

Saya menjawab tanpa menoleh padanya. Saya ingin dia tidur, agar dia terlihat cantik besok pagi. Kantuk saya hilang sudah, kayaknya gak bakalan tidur semaleman nih.

Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu.

Ketika manusia sadar dengan kemanusiannya. Sadar bahwa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya.

Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahnnya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi sebuah 'proses usaha'. Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan 'nama'. Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan. Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama.

Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya.  Maka semua menjadi indah.

Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan.

Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah.

Lalu, bagaimana dengan cinta ?

Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses.

Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya.

Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Witing tresno jalaran garwo(sigaraning nyowo), kalau diterjemahkan secara bebas. Cinta tumbuh karena suami/istri (belahan jiwa). Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa. Amin.

 

 


Blog EntryMAYDAY! Jakarta tanpa listrik!Jul 11, '08 1:57 AM
for everyone

Sejak kemarin di kos udah heboh nyiapin lilin, trus bak mandi ma ember-ember kosong dipenuhin, karena katanya mulai hari ini mo ada pemadaman listrik dari jam 10 pagi - 10 malam. kenapa harus jam segitu sih? Kenapa ga tengah malam aja pas kita udah tidur nyenyak? trus ntar pulang kantor sampe ngantuk ngapain dnk? nonton? ga ada listrik! baca? ga ada lampu! ngobrol? males, malah jadi tempat sampah ga penting! ato nelponin orang-orang sampe ngantuk? ato ke mall ya? pulang kalo udah ngantuk, hehehehe

ada ide?


Blog EntryAnak baru itu...Jul 10, '08 1:58 AM
for everyone

Dia masuk kos awal bulan ini, tapi emang jarang ngobrol. Suasana kos sekarang agak individualis, ga kayak dulu pulang kantor ngobrol sambil diner bareng, nonton bareng, jalan-jalan wiken bareng, sampe sakit aja barengan;) kalo sekarang, pulang kantor langsung masuk kamar. Trus kalo sakit separah apapun ga ada yang peduli, kecuali ibu kos. Yup, ibu kosku tuh paling perhatian. Udah kayak orangtua yang over protective. Pulang kos di atas jam 9, besoknya ditanyain semalam kemana aja. Kalo pas jam kantor ada dirumah, ditanyain kenapa ga ke kantor, kenapa bolos. Beliau sampe hafal kalo ada pacar salah satu anak kos yang udah jarang datang, pasti ditanyain kenapa si A ga pernah datang lagi, deu…segitu perhatiannya.  Itu care ato mo tau ya, hehehehe

Kembali ke anak baru itu. Semalam karena ngeliat pintu kamarku buka, dia masuk trus ngajak ngobrol. Sebenarnya lagi malas ngobrol, kebetulan lagi baca buku sih semalam. Tapi, kayaknya dia ga ngeh dengan kecuekanku. Sebagai yang ‘senior’ di kos, akhirnya diladeni aja deh, itung-itung amal jadi tong sampah, hehehe. Sampailah dia pada cerita ga penting, katanya sekarang lagi ada cowok yang PDKT. Trus cowoknya itu serius ma dia. Saking seriusnya, cowoknya itu mo bayarin kos dia. Trus mo beliin dia TV, dsb. Eits, keliatannya ga bener nih cowok. Hmmmmmmmmmmmm….bukannya ga percaya sama rejeki nomplok! Tapi ketika cowok udah mulai ngasih sesuatu yang berlebihan, padahal itu masih masa PDKT, cewek harus hati-hati! Pasti ada udang dibalik bakwan! Lagian, katanya cowok itu belum ada kerjaan. So, harus lebih hati-hati lagi. Saya bilang gini aja ke ceweknya itu “ jangan cepat percaya sama cowok, apalagi kalo dia udah mulai ngasih sesuatu yang berlebihan. Zaman sekarang cewek harus hati-hatilah. Apalagi kamu belum terlalu kenal siapa dia. Kalo kita udah berutang budi ma orang, hubungan kita ma dia udah ga rasional lagi. Apalagi kalo antara cewek dan cowok. Jadi kalo bisa ga usah aja deh. kalo bisa beli sendiri, beli sendiri aja”. Dia langsung diam. Mungkin jawaban saya agak bikin dia tersinggung, tapi itu emang jawaban saya;)

Trus ga berapa lama dia ganti topik lagi, tapi masih tentang cowok. Kemarin katanya pas lagi di jalan mo ke tempat kerjanya, ada cowok naik motor trus brenti ngajak kenalan. Trus katanya nawarin temen saya itu nganter ke tempat kerjanya (kebetulan udah dekat dari situ). Hmmmmmmmmmmm…nih cowok ga bener juga deh kayaknya. Masa kenalan di tengah jalan? Trus mo boncengin segala. Yang ga bener ceweknya ato cowoknya ya? Ato ceweknya yang kelewat lugu? Saya diam aja. Dengerin dia nyelesaiin ceritanya. Lanjuuuut! Cowok itu cerita kalo dia kerja di salah satu bank swasta. Cerita ini maksudnya apa? Biar ceweknya terkesan gitu? Fyi, ceweknya udah terkesan sih, ngeliat pakaian cowok itu yang rapi dan naik motor. Tapi, kalo menurut saya, kalo cowoknya baik-baik, kok ngajak kenalan di jalan? Ga bener banget deh! Trus katanya cowok itu minta no telponnya dan sering nelpon. Trus kalo ada waktu, cewek ini mo diajakin jalan-jalan keliling Jakarta. SEMAKIN GA BENER! Sekali lagi saya bilang ke cewek itu, jangan cepat percaya ma orang, apalagi baru kenal kayak gitu. Don’t judge a book by its cover! Hati-hati, Ibu kota lebih kejam daripada ibu tiri;)

Selanjutnya, saya ga mau dengar lagi cerita dia. Males bgt dan ga penting bgt! Kebetulan emang lagi ngrendam cucian, jadi bilang ke dia kalo saya mo nyuci;) Ternyata sodara-sodara….dia masih ngikut juga, katanya mo nyuci juga. Dan masih cerita yang tadi juga. Ih, males banget! Nasib gw semalam apes bgt;( Akhirnya, tiap dia cerita, saya ber-oooo aja, udah males nanggapin;)    


Blog Entryhari minggu kemarin...Jul 7, '08 10:05 AM
for everyone

sekarang nelpon pake simpati udah murah lagi loh, tai waktunya dibatasin, gapapa lah, yang penting bisa nelpon murah, walopun harus nyiasatin waktu. Dan hari minggu kemarin puas2in nelpon ke rumah deh;) kebetulan lagi ada kerjaan, lagi males jalan, akhirnya nelpon orang2 yang pake telkomsel deh. yang pertama so pasti rumah dan seisi orang tercinta di dalamnya. really miss them;(...

Abis itu nelpon adik yang di jogja. Tuh anak, sejak punya cewek jadi ga pernah nanyain kabar kakaknya lagi. aku cemburu! Sambil ngobrol gitu, tiba-tiba dia nanya kenapa saya ga suka ma ceweknya. Karena katanya ceweknya punya feeling kalo saya ga suka ma dia, sampe kebawa mimpi segala. Deu, segitunya! Tapi, emang bener sih, gila tuh cewek ada bakat jadi peramal;)

Klarifikasi ya dek, sebenarnya bukannya ga suka-suka amat, bukannya menjaga jarak, tapi mungkin lebih ke rasa cemburu. Ato lebih ke serasa dikejar waktu? cape tau diekjar-kejar! Ya iyalah, hubungan dia walopun masih baru, tapi keluarga udah saling tau, karena cewek itu emang masih keluarga juga. Ortu juga udah setuju. Dan mereka juga udah serius. Sebagai penolakan halus, saya bilang aja, mbokya nanti ajalah mikirin hal ga penting itu, wong masih kuliah kok. Kalo jodoh, pasti ketemulah nanti. Tapi si mama keukeh sukeukeuh mo seriusin hubungan mereka. katanya tunangan dulu. eits, naga-naganya ga bener nih! Karena ujung-ujungnya pasti pertanyaan ga penting, yang bikin kalang kabut itu yang akan muncul. Kamu kapan ni? ga penting kan?????????BANGET!


Blog Entryterjawab sudah...Jul 3, '08 7:04 AM
for everyone

Alhamdulillah, ketidakjelasan itu terjawab sudah...

1. pertengahan bulan ini para tetinggi itu akan ke jepun mo liat demo mini plant nya...

2. abis itu rencananya mo rame-rame ke site untuk presentasi final ke pemda

Insya Allah sedikit demi sedikit kekuatan doa itu terjawab...amin


Blog EntryHAPPY BIRTHDAY, PA...Jul 2, '08 2:56 AM
for everyone

Happy birthday, pa…

Insya Allah Bapak selalu sehat, diberi umur panjang, barokah, setiap nafas dan seluruh hidup Bapak selalu diberkahi Allah…amin

Jaga kesehatan ya pa!

 

 

Pagi-pagi ada reminder “daddy’s birthday!” trus ada sms “ jangan lupa hari ini ulang tahun Bapak” iya, ga bakal lupa kok. Tapi lagi males bangun aja, hehehe. Akhirnya setelah nyawa terkumpul, nelp ke Mama (kebetulan sesama telkomsel, jadi lebih murah. Kalo Bapak pake mentari, dari simpati ke mentari, mahalnya ampun-ampunan.) Ternyata Bapak udah berangkat kerja. Ya udah, ntar nelp lagi kalo Bapak udah pulang kerja.

Yah, walopun udah pensiun, Bapak masih punya semangat kerja aja. Kebetulan dari sebelum pensiun, Bapak ngajar di salah satu sekolah farmasi di Kendari, saya lupa bapak megang mata kuliah apa, tentang obat-obatan gitu deh. Dulu Bapak sempat minta dibeliin buku tentang obat-obatan buat bahan kuliah katanya. Pernah ngintip cara Bapak ngajar, waktu itu sekalian nungguin Bapak karena mo minta dianterin ke tempat temen. Sebenarnya sih penasaran aja pengen tau gimana Bapak kalo lagi ngajar, emang Bapak bisa ngajar? hehehe. Ternyata, cukup berwibawalah. Demokratis malah! Waktu itu Bapak mo ngasih tugas, malah nanya dulu ke murid-muridnya, mo dikasih tugas ato ga? Yang namanya murid tentu saja pada jawab nggak usah pak. Jadinya Bapak ga jadi ngasih tugas, hehehe.Karena ngajar di sekolah farmasi itu ga tiap hari, jadi pas awal-awal pensiun, kerasa banget stresnya. Sebulan setelah pensiun masih menikmati kebebasan itu, bisa jalan-jalan keluar kota tanpa harus mikirin kantor yang ditinggalin. Setelah sebulan, keliatan deh stressnya. Kata Mama, jadi gampang sakit. Ya, mungkin jam biologisnya jadi berubah, tadinya Bapak kan udah punya ritme kerja selama puluhan tahun, trus tiba-tiba berubah jadi duduk manis aja di rumah kalo ga ada kegiatan. Paling tau deh kegiatan Bapak sehari-hari pas masih ngantor dulu, bangun jam 4, trus sholat shubuh, trus jogging sepanjang by pass, mandi, sarapan, ke kantor. Pulang kantor, makan, tidur siang, nonton kalo ga ada acara kondangan, trus tidur. Beda banget ma anaknya, bangun sholat shubuh, tidur lagi, hehehehe. Sering diceramahin sih, kalo pagi jogging bentar keliling setiabudi. Jawaban saya selalu gini, “pa, ga perlu jogging, tiap hari kan jalan ke depannya jauh, udah keitung jogging, hehehe…

Setelah pensiun, kalo ga ada jadwal ngajar, biar ada semangat, Bapak bawaannya jadi nyari-nyari kerjaan. Nyiram bunga lah, nyuci mobil, nyapu rumah, beresin rumah. Hihihi, kata mama, rumah jadi lebih bersih;) Kebetulan di rumah Bapak dan Mama tinggal berdua aja, anak-anak beliau pada merantau jauh demi segenggam berlian, hehehe. Abang yang tertua di Medan, kakak yang cewek di Kendari juga sih, tapi udah berkeluarga dan rumahnya misah dari ortu, saya di Jakarta dan adik masih ngelanjutin sekolah di Jogja. Jadi, karena tinggal berdua aja, mama pikir ga perlu pake pembantu lah. Jadinya, Mama dan Bapak berbagi tugas rumah. Tapi kalo lebaran tiba dan kita-kita pasti pada mudik, tugas-tugas itu diserahterimakan ke kita lagi. Saya sering kebagian nyetrika dan kalo setrikaannya belum beres, ga boleh keluyuran, nasib gw, hiks…;( jadinya, jangan harap deh bisa keluyuran kalo tugas rumah belum selesai.

Alhamdulillah, awal tahun kemarin Bapak ditawarin kerja ma teman beliau, masih di bidang faramasi juga sih. Bapak senang banget, daripada manyun di rumah. Sebenarnya ga  wajib masuk tiap hari, tapi Bapak rajin masuk tuh, kalo ga ada jadwal ngajar, hehehe. Bapak ga betah kalo nganggur, kalo di rumah aja malah ga semangat katanya. Gapapalah, terserah Bapak deh, yang penting Bapak sehat-sehat aja, karena saya mau Bapak yang jadi wali ketika saya menikah nanti…amin, entah kapan tapi ya;)

Kalo mo cerita tentang Bapak, banyak!

Bapak tuh pintar banget, juara 1 mulu. Ijazahnya aja ada yang 9 ato 10 ya? Lupa, pokoknya terbaik deh. sampe abangku si Arman punya cita-cita pas SMP mo ngalahin nilai ijazah Bapak. Ga bisa euy, tetap nilai Bapak lebih tinggi dari dia, walopun mepet dikit;) sampe sekarang ijazah SMP Bapak masih tersimpan rapi di lemari. Semua dokumen penting kita disimpan rapi ma Bapak di lemari itu, sampe pembayaran SPP dan transfer pas kuliah dulu, hehehehe, iseng banget si Bapak;) kadang saya juga suka iseng ngitungin berapa duit yang dihabisin pas kuliah dulu,banyak euy, hehehe. Oya, Bapak nih paling suka beresin barang. Biasanya kan kita kalo pulang ke rumah nyimpan dompet, kunci, ato barang lainnya suka asal. Pasti disimpan ma Bapak, jadi kalo lupa naruh dimana, tanya ke Bapak aja;). Dan ternyata, kebiasaan ini menurun ke ponakanku si Pay, dia juga suka banget mengamankan barang. Kalo lupa naruh kunci ato apalah, nanya dia aja, dia punya tempat rahasia buat nyimpan barang kececer itu;)

Bapak tuh paling tau semuanya, menurutku loh;) wong tiap hari nonton berita TVRI, yang tentang serah terima jabatan gitu, jadi beliau paling tau siapa para dirjen-dirjen tiap departemen. Trus dunia dalam berita, sampe sekarang masih jadi acara favorit beliau. Tiap hari di rumah mutarnya Metro TV, yup the news TV itu. Tapi sering juga ngalah ma mama kalo mama mo nonton sinetron ato KDI, selera mama, KDI bo, hehehe. Dulu pas SMA paling sering nanya-nanya ke Bapak dari hal yang penting sampe yang ga penting, and he always knows the answer! Yup, he knows everything! Love u pa;) sampe sekarang pun masih sering nanya ke bapak, curhat sih persisnya;) Curhat masalah kerjaan dan situasi kantor. Saya piker, dengan berpuluh-puluh tahunnya Bapak jd PNS, udah taulah trik-trik dalam kantor. Lagian, lebih nyaman curhat ttg masalah kantor especially the confidential thing, karena menurutku bapak paling jago jaga rahasia. Kakakku yang cewek aja ga pernah tau masalah kantor yang sering saya curhatin ke Bapak, hebat kan! Jadi kalo udah stress tentang masalah kantor, nelpon bapak aja. Kadang sampe nangis, udah berapa kali tuh nangis-nangis di telpon. Kadang dimarahin saking cengengnya, padahal sebenarnya bapak ga mau saya tambah stress. Waktu itu pernah, udah bosan banget ma masalah kantor, trus telpon bapak, curhat. Ternyata bapak sampe mikirin juga. Saya nangis, bapak ikut nangis juga. Waktu itu saya ga tau kalo Bapak ikut nangis, ga keliatanlah, tapi mama yang bilangin;) sori pa, ga bermaksud bikin bapak sedih, cuma pengen berbagi dan minta nasehat aja. Dan nasehat yang sering bapak kasih pasti gini “ udah, kamu sabar aja. Kerja yang bener, insya Allah project kamu segera jalan,  Bapak sama mama selalu doain yang terbaik untuk kalian. Jaga kesehatan ya.” Hiks, denger nasihat kayak gitu, malah tambah nangis, hehehe…Love you pa!;)

Tentang perhatian, jangan ditanya deh! Mungkin dalam pikiran bapak, kami anak-anak beliau ini masih kecil. Beli tiket misalnya, beliau yang sibuk tanya-tanya ke travel agent, trus beliau juga yang ngambil tiketnya, trus disimpan ma beliau sampe hari H keberangkatan kita baru dikasih. Trus kalo packing mo balik ke Jakarta, beliau yang paling sibuk mastiin ga ada yang ketinggalan. Kadang suka iseng, pura-pura lupa ketinggalan apa gitu di tengah jalan mo ke bandara, tapi jadinya sekarang kalo kelupaan beneran dianggap becanda;) trus beliau juga yang tanyain udah sampe jkt ato belum. Jadi, kalo hp baru dinyalain pas nyampe jkt, sms pertama ato mailbox pertama pasti dari bapak. Trus kalo pas di Kendari, kadang kelamaan main tempat temen, lewat magrib aja udah disms “lagi dimana?” dulu pas masih SMA lebih parah lagi, pernah ada acara sekolahan sampe malam, ditungguin depan gang bo! Dulu kan belum ada hp, jadi ga bisa ngubungin. Sebenarnya, udah ijin kalo mo pulang malam. Tapi tetap ditungguin, depan gang pula. Padahal waktu itu dianterin teman rame-rame. Trus, pas lebaran kemarin. Ceritanya mo rame-rame ma anak-anak forum kendari ke tempat teman di Unaaha, lumayan jauh lah dari Kendari, ga boleh juga ma bapak. Beliau bukannya over protective, ga sampe marah, cuma ngingatin aja sebaiknya ga usah pergi. Mending ke tempat temen yang di Kendari aja. Lagian saya emang anaknya paling mabok darat. Saking maboknya, kalo mo jalan jauh, baru mo naik mobil aja udah mual duluan, hehehhe. Jadi buat anak forum, maaf na, kemarin ga bisa ikut ke Unaaha;)

Bapak tuh, lelaki ideal saya, hehehe. Iya, saking adore saya ke bapak, pengen nyari suami kayak bapak. Cakep sampe sekarang, awet muda bo! Wajahnya dari dulu ga berubah, trus ubannya dikit, malah kumisnya aja yang beruban. Orang-orang sampe bernegative thingking, jangan-jangan Bapak pake susuk ato ajian apa gitu. Ga deh!

Bapak itu sabarnya minta ampun, ga pernah marah, pengertian, the best deh pokoknya! Ga pernah maksain kehendak ke anak-anaknya. Pokoknya beliau cuma ngasitau yang bagus mana yang jelek mana. Dan seperti orang tua pada umumnya, ketika anak-anaknya berhasil, beliau lebih bangga dari siapapun, ya usaha beliau ga sia-sia…

Hmmm… cerita tentang Bapak ga ada habisnya, Bapakku is the best deh pokoknya;) Love you and wish you all the best pa…

 

PS.

cerita ini saya masukin lomba "Menulis Tentang Bapak, Yuk!" yang dibuat bundaelly. iseng2 berhadiah;)

yang belum ikutan dan mau ikutan, ayo nulis cerita tentang bapak. untuk lebih jelas syarat2nya lihat di link nya aja ya.


Blog Entrygak jelas...Jun 29, '08 4:59 AM
for everyone
Semuanya ga jelas...ga usah ditanyain lagi ya, males njawabnya, males mikirnya juga. Terlalu banyak yang harus dipikirin, jadi males mikirin hal ga penting itu. So, wait n see aja ya..kalo ceritanya sad ending, bisa jadi pembelajaran...kalo ceritanya happy ending, alhamdulillah;) Tolong doain yang terbaik aja deh untuk saya, ok?

Pages:1234